Slide 1 dari 19 Platform POLSEK SIGAP
Cover Platform POLSEK SIGAP
Digital Public Service & Operational Command Platform

Platform POLSEK SIGAP

Sistem Informasi Gerak Aktif Pengawasan dan Pelayanan: satu fondasi multi-Polsek untuk layanan masyarakat, kendali operasional, pengawasan, dan edukasi kamtibmas.

Pilot pertama: Polsek Gandus Laravel 12 FilamentPHP 4 PostgreSQL
1 platform terpadu
4 lapisan layanan
18+ kelompok peran
Web presentasi tanpa unduhan
Status portofolio: implementasi dan pilot. Dampak operasional lapangan belum diklaim sebelum diukur dari penggunaan produksi.
Problem Framing

Ketika informasi publik dan operasi internal berjalan terpisah

Masyarakat

  • Tidak selalu mengetahui kanal, kategori, dan status tindak lanjut laporan.
  • Membutuhkan pelacakan yang transparan tanpa membuka catatan internal.
  • Memerlukan materi edukasi yang mudah dijangkau setelah kegiatan penyuluhan.

Petugas lapangan

  • Aduan, patroli, kejadian, mutasi, dan disposisi berisiko tersebar di banyak media.
  • Bukti waktu, lokasi, penanggung jawab, dan progres sulit ditelusuri secara konsisten.
  • Pekerjaan mendesak dapat terlambat bila tidak ada pengingat dan prioritas bersama.

Pimpinan & pengawas

  • Membutuhkan gambaran harian lintas unit, bukan rekap manual yang terlambat.
  • Akses harus sesuai peran dan wilayah hukum.
  • Keputusan memerlukan jejak audit dan data yang dapat diverifikasi.
Design Principles

Satu alur data, dengan batas kewenangan yang jelas

Publik mudah dipakai
Internal terkendali
Audit dapat ditelusuri
Tenant terisolasi

Aman secara default

  • Informasi publik diminimalkan.
  • Aduan rahasia dibatasi.
  • Lampiran dan formulir divalidasi.

Dapat dipakai di lapangan

  • Alur kerja berbasis status.
  • QR untuk checkpoint dan layanan.
  • Dashboard responsif dan berbahasa Indonesia.

Bisa diperluas

  • Model data multi-Polsek.
  • Rute publik memakai kode Polsek.
  • Modul dapat diaktifkan bertahap sesuai kesiapan.
Role-Based Operations

Tampilan dan kewenangan mengikuti tanggung jawab pengguna

Komando

  • Kapolsek dan Kanit memantau indikator, prioritas, disposisi, serta rekap.
  • Delegasi kepemimpinan memiliki ruang lingkup dan masa berlaku.

Operasional

  • SPKT/Piket, Samapta, Bhabinkamtibmas, Reskrim, Intelkam, Lantas, Humas, dan Provos bekerja pada modul relevan.
  • Setiap aksi mengikuti policy dan tenant pengguna.

Edukasi & oversight

  • Admin LMS, pemateri, guru, siswa, serta viewer sekolah memperoleh akses terbatas.
  • Viewer Polres berfokus pada rekap dan pengawasan, bukan perubahan data operasional.
Akun, kata sandi, dan detail autentikasi demonstrasi tidak dipublikasikan dalam portofolio.
Application Architecture

Arsitektur berlapis untuk layanan publik dan operasi internal

1. Kanal pengalaman

Publik Lapor, lacak, ulasan, belajar
Internal Panel Filament per peran
Integrasi Ringkasan API terbatas

2. Logika aplikasi

Workflow Status, SLA, disposisi
Policy Peran + tenant
Signal Early warning rule-based

3. Data & bukti

Database PostgreSQL
Evidence Lampiran terproteksi
Traceability Audit log + timestamp
Alur ringkas: kanal publik/internal → Laravel & Filament → workflow/policy → PostgreSQL tenant-scoped → storage, audit, dan scheduler.
Tenant Isolation

Pilot Gandus, fondasi tetap generik untuk Polsek lain

Pengguna Polsek
Scope Tenant sendiri
Filter police_station_id
Super Admin / Viewer
Scope Sesuai mandat
Aksi Policy-limited
Query scope dan policy bekerja bersama; menyembunyikan menu saja tidak dianggap sebagai kontrol keamanan.

Contoh konkret

  • Petugas Polsek A tidak boleh membuka aduan, patroli, atau LMS milik Polsek B.
  • Rute publik memakai kode seperti /lapor/GANDUS, bukan ID numerik internal.
  • Konfigurasi profil, unit, wilayah, dan layanan tetap terikat ke Polsek.
Complaint Lifecycle

Dari laporan warga sampai umpan balik layanan

Alur utama

1. Kirim Kategori, lokasi, kronologi, lampiran
2. Simpan Kode laporan unik
3. Verifikasi SPKT/Piket memeriksa awal
4. Tindak lanjut Unit menerima penugasan
5. Pantau Status publik yang aman

Contoh demonstrasi

  • Warga melaporkan gangguan kamtibmas di area pasar dan memperoleh kode pelacakan.
  • Petugas memverifikasi, mengarahkan ke unit Samapta, lalu memperbarui progres.
  • Warga hanya melihat status yang relevan; catatan internal, identitas petugas, dan bukti sensitif tetap tertutup.
Untuk keadaan darurat, antarmuka tetap mengarahkan masyarakat ke layanan 110; formulir web bukan pengganti kanal darurat.
Command Visibility

Satu layar untuk memprioritaskan perhatian pimpinan

Filter periode, unit, kategori, urgensi, dan ulasan membantu membaca keadaan tanpa membuka setiap modul satu per satu.

Distribusi aduan Early warning Patroli Prioritas pimpinan Sentimen layanan
Dashboard Kapolsek POLSEK SIGAP dengan filter dan ringkasan E-Monitoring
Tampilan aktual build lokal terbaru: Dashboard Kapolsek dan ringkasan E-Monitoring CCTV.
Field Operations

Mencatat rencana, pelaksanaan, bukti, dan pengecualian

Patroli berbasis QR

  • Rencana menghubungkan rute, petugas, waktu, dan checkpoint.
  • Check-in QR merekam checkpoint, waktu, petugas, dan bukti.
  • Dashboard membedakan rencana, selesai, dan titik terlewat.

E-Mutasi / piket

  • Catatan tugas harian tersusun per tanggal dan personel.
  • Pergantian tugas tidak bergantung pada pesan informal.
  • Rekap membantu supervisi dan penelusuran riwayat.

Kejadian menonjol

  • Urgensi, potensi viral, dan potensi konflik dapat ditandai.
  • Data menjadi input dashboard dan early warning.
  • Lampiran tetap diperlakukan sebagai barang bukti yang perlu kontrol akses.
Contoh: petugas memindai QR checkpoint pasar; sistem mencatat siapa, kapan, checkpoint mana, dan bukti yang dilampirkan.
Accountable Tasking

Penugasan digital yang memiliki pemilik, tenggat, dan histori

Disposisi

Perihal Apa yang harus dilakukan
Unit / PIC Siapa yang bertanggung jawab
Prioritas Normal hingga urgent
Due date Batas waktu eksplisit
Progress Status dan hasil tindak lanjut

Delegasi Kapolsek

  • Kewenangan sementara memiliki penerima, ruang lingkup, dan periode aktif.
  • Hak akses tidak melebar di luar mandat delegasi.
  • Perubahan penting tercatat untuk kebutuhan audit dan akuntabilitas.
Koreksi seharusnya menambah jejak perubahan, bukan menghapus histori penting tanpa penjelasan.
Decision Support

Sinyal prioritas, bukan keputusan penegakan otomatis

Otomasi aman
Peran Menandai & mengurutkan
Keputusan manusia
Peran Validasi & respons
SIGAP tidak memposisikan aturan sebagai hakim; aturan membantu manusia menemukan pekerjaan yang perlu diperiksa lebih cepat.

Sumber indikator

  • Klaster aduan atau kejadian berulang.
  • Disposisi urgent melewati tenggat.
  • Laporan Bhabinkamtibmas yang ditandai berpotensi menjadi masalah.
  • Kejadian dengan potensi viral atau konflik.

Cara dipakai

  • Aturan menghasilkan severity dan status monitor.
  • Pimpinan meninjau konteks serta bukti sebelum bertindak.
  • Sinyal dapat diselesaikan atau dipantau dengan histori yang tercatat.
Visual Supervision

Ringkasan kamera untuk supervisi visual wilayah

Prinsip integrasi

  • Menyajikan status dan akses panel, bukan mengganti pengamanan sistem CCTV.
  • Tipe stream dan unit dapat difilter.
  • Akses internal mengikuti autentikasi serta kebijakan peran.
Panel E-Monitoring CCTV POLSEK SIGAP
Tampilan aktual: jumlah kamera, status aktif, filter unit/stream, dan kartu kamera.
Service Feedback

Mengubah umpan balik warga menjadi indikator layanan

Ulasan pelayanan

  • Warga mengakses formulir melalui tautan atau QR poster.
  • Bintang, sentimen, dan komentar diringkas per periode.
  • Dashboard menampilkan tren tanpa memerlukan identitas publik yang berlebihan.

Humas & transparansi

  • Publikasi Humas dikelola dalam tenant Polsek.
  • Materi resmi dapat dipisahkan dari catatan investigasi.
  • Rekap membantu pimpinan melihat kualitas layanan bersama data operasional.
Contoh penggunaan: QR ditempatkan di meja pelayanan; warga memberi penilaian setelah proses selesai, lalu agregat 30 hari dibaca pimpinan.
Community Learning

Penyuluhan tidak berhenti ketika acara sekolah selesai

LMS publik menghubungkan artikel, kelas, materi, kuis, jadwal penyuluhan, unduhan, dan sertifikat digital.

Aman Bermedia Sosial Anti Judi Online Anti Narkoba Kuis Sertifikat QR
Halaman Gandus Belajar pada POLSEK SIGAP
Tampilan aktual Gandus Belajar untuk siswa, guru, orang tua, pemuda, dan masyarakat.
Verified Controls

Membatasi akses, data, dan dampak dari input tidak tepercaya

Access control

  • RBAC melalui role dan permission.
  • Policy serta query scope membatasi tenant.
  • Aduan rahasia hanya untuk peran berwenang.
  • Viewer tidak otomatis memperoleh hak edit.

Public surface

  • Rute publik menghindari ID numerik internal.
  • Pelacakan hanya menampilkan status aman.
  • Rate limiting membantu menahan spam.
  • Validasi tipe dan ukuran diterapkan pada unggahan publik.

Evidence & accountability

  • Lampiran internal disajikan melalui jalur terautentikasi.
  • Perubahan status penting masuk audit log.
  • Data siswa dan verifikasi sertifikat dibatasi pada atribut minimal.
  • Tidak ada akun demo yang ditampilkan di materi publik.
Kontrol aplikasi tetap perlu dilengkapi hardening server, backup terenkripsi, rotasi secret, least-privilege database, dan monitoring ketika live.
Implementation

Teknologi dipilih untuk kecepatan delivery dan kontrol yang eksplisit

12 Laravel
4 FilamentPHP
SQL PostgreSQL
RBAC Spatie Permission

Application stack

  • PHP 8.2+, Laravel 12, FilamentPHP 4.
  • PostgreSQL untuk data operasional.
  • Tailwind CSS 4 dan Vite untuk antarmuka.
  • QR Code untuk checkpoint, layanan, dan verifikasi.

Quality gates

  • Feature tests mencakup isolasi tenant, aduan, patroli, early warning, dan LMS.
  • Seed/demo data memudahkan validasi alur tanpa menyentuh data produksi.
  • Dokumentasi operator dan pimpinan mendukung pilot 30 hari.
Operating Model

Pilot harus menghasilkan bukti, bukan sekadar fitur

Tahap rollout

1. Persiapan Tenant, role, unit, wilayah
2. Simulasi Data demo dan skenario petugas
3. Pilot Operasi terbatas 30 hari
4. Evaluasi Temuan, perbaikan, keputusan scale-up

Metrik yang perlu diukur

  • Waktu verifikasi awal dan waktu penyelesaian aduan.
  • Persentase checkpoint patroli selesai/terlewat.
  • Disposisi tepat waktu dan pekerjaan overdue.
  • Kelengkapan audit, adopsi pengguna, serta kepuasan layanan.
  • Partisipasi kursus, kuis, dan sertifikat edukasi.
Angka demonstrasi pada tangkapan layar bukan klaim kinerja operasional. Baseline dan target disepakati sebelum pilot.
Honest Roadmap

Fondasi sudah luas; scale-up dilakukan setelah kontrol dan operasi matang

Tersedia pada build
Core Aduan, patroli, disposisi
Command Dashboard, warning, audit
Community Ulasan, LMS, publikasi
Roadmap terkontrol
Ops Peta & mobile ringan
Comms Notifikasi WA/SMS
Report SLA + ekspor PDF/XLSX
Ekspansi tenant baru dilakukan setelah hardening deployment, SOP, backup, observability, dan uji penerimaan pengguna terpenuhi.
Portfolio Takeaway

SIGAP menyatukan transparansi publik dan akuntabilitas internal

Multi-Polsek Public-safe Role-aware Auditable Pilot-ready

Untuk masyarakat

  • Kanal pelaporan dan pelacakan yang lebih jelas.
  • Akses edukasi kamtibmas yang berkelanjutan.
  • Umpan balik pelayanan yang mudah diberikan.

Untuk petugas

  • Workflow yang memiliki status, PIC, tenggat, dan bukti.
  • Data operasional tidak lagi berdiri sendiri.
  • Pekerjaan prioritas lebih mudah ditemukan.

Untuk pimpinan

  • Dashboard lintas fungsi dan rekap pilot.
  • Early warning sebagai bantuan keputusan.
  • Tenant isolation dan audit trail untuk pengawasan.
Presentasi ini dapat dibaca langsung di browser, dinavigasi dengan tombol, keyboard, sentuhan, atau mode layar penuh—tanpa mengunduh file presentasi.
Shortcuts: ← → Space PgUp PgDn F11
Numbers: 1-9 untuk langsung ke slide